Sea Surface Temperature (SST)
Suhu permukaan laut digunakan untuk membaca struktur termal laut. Perubahan suhu sering berkaitan dengan dinamika habitat ikan pelagis dan transisi massa air.

Halaman ini menjelaskan bagaimana NELAYA-AI membaca sinyal lingkungan laut, membentuk indeks analitik, lalu menerjemahkannya menjadi informasi yang lebih operasional, tetap terbuka untuk dibaca ulang secara ilmiah.
Kerangka umum bagaimana platform membaca laut dan menerjemahkannya menjadi dukungan keputusan.
Mengapa model ini dibangun dan untuk siapa ia bekerja.
Variabel inti yang saat ini dipakai untuk membaca dinamika lingkungan laut.
Suhu permukaan laut digunakan untuk membaca struktur termal laut. Perubahan suhu sering berkaitan dengan dinamika habitat ikan pelagis dan transisi massa air.
Salinitas membantu membaca karakter massa air laut dan interaksi arus yang tidak selalu terlihat hanya dari suhu.
Chlorophyll-a dipakai sebagai indikator produktivitas primer laut yang berkaitan dengan ketersediaan makanan pada rantai trofik laut.
Rumpon digunakan sebagai representasi struktur agregasi ikan dalam model operasional FGI-R.
Indeks lingkungan dasar yang dibangun dari kombinasi variabel utama laut.
Perluasan FGI dengan memasukkan pengaruh kedekatan terhadap rumpon resmi.
Komponen yang dipakai untuk membaca pengaruh rumpon dalam sistem.
Indeks yang lebih diarahkan untuk membaca dinamika laut aktif.
Dasar spasial agar semua indeks dapat dibaca dan dibandingkan secara konsisten.
Komponen yang disimpan agar setiap hotspot tetap dapat dijelaskan.
Diagram dasar pembentukan indeks hingga output operasional.
Lapisan pengembangan baru yang menyatukan model operasional, shadow model, guardrail, dan validasi lapangan.
Hal yang perlu dibaca hati-hati agar model tidak memberi kesan terlalu pasti.
Arah penguatan metodologi untuk tahap berikutnya.
Peta keluarga model NELAYA-AI: operational, shadow model, lab/research, guardrail, dan validation core untuk memperkuat FGI tanpa meninggalkan prinsip kehati-hatian.