Ruang kajian: dinamika laut–pesisir, dampak bencana, dan pengelolaan ekosistem (mangrove, terumbu karang, padang lamun) dengan pendekatan data & teknologi.
Insights
Catatan ilmiah + kurasi lapangan untuk menjaga pesisir & laut Aceh/Indonesia.
07/02/2026 • OceanFeatured
Dua Wajah Laut Aceh Hari Ini; Selat Malaka Lebih Tenang, Samudra Hindia Lebih Menantang
Pagi ini kita membaca dua wilayah laut Aceh yang ikonik, Selat Malaka yang ramai, relatif lebih ramah (Hs 0.60 m), sementara Samudra Hindia yang luas lebih menuntut (Hs 1.40 m). Beda kondisi artinya beda strategi. Untuk surf, Sabang terlihat punya ombak (Hs 1.32 m) tapi periode masih pendek dan sebagian spot masih kosong datanya.
Dua Wajah Laut Aceh Hari Ini; Selat Malaka Lebih Tenang, Samudra Hindia Lebih Menantang
Pagi ini kita membaca dua wilayah laut Aceh yang ikonik, Selat Malaka yang ramai, relatif lebih ramah (Hs 0.60 m), sementara Samudra Hindia yang luas lebih menuntut (Hs 1.40 m). Beda kondisi artinya beda strategi. Untuk surf, Sabang terlihat punya ombak (Hs 1.32 m) tapi periode masih pendek dan sebagian spot masih kosong datanya.
Aceh, 6 Februari 2026: Nelayan Berangkat dengan Doa, Pulang dengan Ikan dan Data
Pagi ini Nelaya-AI membaca laut Aceh bukan sekadar angka, tapi sebagai cerita hidup nelayan yang menjelaskan kapan berangkat, sejauh mana melaut, dan kapan laut perlu dihormati. FGI, gelombang, angin, dan klorofil bertemu dalam satu pesan sederhana melaut dengan ilmu, pulang dengan keselamatan.
Aceh 5 Feb 2026: Nelayan, Ombak, dan Angka — Membaca Laut dengan Rasa dan Data
Pagi ini Nelaya-AI tidak hanya membaca dan mengulas tentang laut hanya lewat angka, tapi juga lewat kehidupan manusia di pesisir Aceh. Dari nilai Fish Ground Index (FGI) untuk nelayan, ombak untuk wisata laut, hingga etika membaca peringatan dini yang semuanya bertemu dalam satu cerita tentang laut yang harus dipahami, bukan ditaklukkan.
Pagi ini Nelaya-AI menyorot satu sinyal yang sering luput: energi gelombang (proxy Hs²) di barat Aceh. Ini bukan sekadar tinggi gelombang—tapi indikator tekanan energi ke pesisir: risiko abrasi, gangguan pelayaran nelayan, hingga peluang energi laut jika dikelola.
Aceh 3 Feb 2026: Hotspot Energi Gelombang Samudra Hindia — Sinyal Risiko Pesisir & Peluang Berbasis Data
Pagi ini Nelaya-AI menyorot satu sinyal yang sering luput: energi gelombang (proxy Hs²) di barat Aceh. Ini bukan sekadar tinggi gelombang—tapi indikator tekanan energi ke pesisir: risiko abrasi, gangguan pelayaran nelayan, hingga peluang energi laut jika dikelola.
Laut Aceh Pagi Ini: Angin Timur, Arus Menguat ke Barat, Gelombang Lebih Tinggi di Samudra Hindia
Pagi ini sinyal laut Aceh menunjukkan angin timur yang stabil, arus permukaan cenderung ke barat, dan gelombang yang lebih menantang di Samudra Hindia barat Aceh. Ini momen baik untuk membaca pola—bukan hanya berangkat melaut.
Insight Minggu Pagi: Rob Awal Februari, Gelombang Barat Aceh, dan Laut yang Makin Sensitif
Awal Februari 2026 dibuka dengan kombinasi risiko khas pesisir: potensi rob akibat fase astronomis, gelombang maritim di barat Aceh, dan latar belakang laut yang makin hangat. Minggu pagi yang tenang di darat, tetapi perlu waspada di laut dan pesisir rendah.
Insight Harian: Wave & Current Watch Aceh — Saat Gelombang ‘Sedang’ Perlu Dibaca Serius
BMKG Maritim menampilkan sinyal operasional hari ini: perairan Sabang–Banda Aceh berada pada kondisi gelombang ‘sedang’ dengan catatan gust, sementara Samudra Hindia barat Aceh berpotensi gelombang sedang hingga sekitar 2.4 m. Ini cukup untuk mengubah keputusan rute, jam operasi, dan kesiagaan pesisir. Di sisi kebijakan, INC-5.3 plastik global (7 Feb 2026) menjadi momentum menguatkan agenda sampah laut.
Insight Harian: Saat Laut Menyimpan Panas — Risiko Karang, Rob, dan Cuaca Ekstrem
Ketika laut menyimpan panas berlebih, dampaknya merambat: stres karang, rob pesisir, dan cuaca ekstrem yang lebih sulit diprediksi. Ini kerangka data yang perlu kita pantau harian—dan aksi cepat yang bisa dilakukan.
Insight Harian: Gelombang Aceh, Panas Laut Regional, dan Arah Kebijakan Plastik Dunia
BMKG mengeluarkan peringatan gelombang untuk perairan Aceh (termasuk Samudra Hindia barat Aceh), sementara marine heatwave di sekitar Filipina–Indonesia masih bertahan. Di sisi kebijakan, sidang lanjutan treaty plastik global (INC-5.3) dijadwalkan 7 Feb 2026. Ini tiga arus isu yang perlu disatukan dalam satu dashboard aksi.
Aceh Tamiang melewati bencana hidrometeorologi yang menyisakan pekerjaan rumah panjang. Pelajarannya jelas: pembangunan tak bisa lagi memakai kebiasaan lama—ia harus dipandu data.