Marine Protection Index
Analisis AI untuk mendeteksi tekanan ekosistem laut dan memberi sinyal perlindungan wilayah pesisir. Halaman ini membaca data real-hybrid dari sinyal laut harian dan proxy tekanan pemanfaatan berbasis FGI.
Tekanan ekosistem berada pada level menengah. Area tertentu memerlukan pemulihan dan pembatasan aktivitas secara adaptif.
Area Fokus
Fokus awal Marine Protection Index diarahkan pada wilayah pesisir Aceh yang sensitif terhadap perubahan suhu, produktivitas perairan, tekanan pemanfaatan, dan dinamika fisik laut. Versi ini memakai data real-hybrid dan siap ditingkatkan ke level spasial.
Rekomendasi AI
Prioritaskan pemantauan intensif dan pertimbangkan proteksi adaptif pada area pesisir sensitif.
Jika FGI membantu menemukan peluang lokasi ikan, maka MPI membantu menentukan kapan laut perlu diawasi lebih ketat agar keberlanjutan tetap terjaga.
Driver Marine Protection Index
Skor MPI dibentuk dari kombinasi sinyal oseanografi, produktivitas perairan, kondisi fisik laut, dan tekanan pemanfaatan. Versi ini memakai data real dari sistem Nelaya-AI.
Suhu cukup tinggi
Produktivitas rendah
Kondisi fisik relatif tenang
Peluang tangkap relatif rendah
Input Data Hari Ini
Metode Awal MPI
0.30*SST + 0.25*CHL + 0.20*(Wave/Wind) + 0.25*FGIProxy
FGI dipakai sebagai proxy tekanan pemanfaatan, belum fishing effort nyata.
- • SST pada v1 masih berbasis nilai absolut, belum anomali terhadap baseline musiman.
- • FGI masih dipakai sebagai proxy tekanan pemanfaatan, belum fishing effort nyata.
- • Versi ini masih indeks regional, belum peta spasial penuh per grid.
- • 0–30 : Sehat
- • 31–50 : Waspada
- • 51–70 : Zona Pemulihan
- • 71–100 : Perlindungan Diperlukan
