← Kembali ke Tabloid LAOT

Edisi Terbaru

Versi 1.0 · Terbit 1 September 2026

Tabloid Laut Aceh · NELAYA-AI

LAOT Edisi 011

Ketika Data Laut Tidak Datang Bersamaan

Periode 24–30 Agustus 2026. Sinyal zona muncul, menyempit, tertahan, lalu kembali sebelum menghilang lagi. Di pelabuhan, laut mulai membaik, tangkapan mulai stabil, dan permintaan menjelang Maulid Nabi menguat.

Versi Cetak

PDF Premium · 15 halaman

Format A4 untuk membaca lengkap, mencetak, mendokumentasikan, atau membagikan sebagai publikasi resmi.

Unduh PDF Lengkap

Versi Mobile

PDF HP · 8 halaman

Disusun ulang khusus layar ponsel dengan huruf lebih besar, alur vertikal, serta peta dan tabel yang lebih mudah dibaca.

Unduh Versi Mobile

Pola Mingguan

1 hari terbaca · 6 hari terbatas

Ketiadaan zona sesudah 24 Agustus tidak dapat langsung dibaca sebagai ketiadaan kondisi sesuai di laut.

Ilmu Laut

Asimilasi data

Mengenal bagaimana observasi dan model dipertemukan serta mengapa waktu kedatangan data menentukan kualitas analisis.

Suara Lapangan

7,12 ton tercatat

Produksi PP Kuala Peukan Baro bernilai sekitar Rp224,07 juta; Lambada masih berangin dan harga demersal berfluktuasi.

Yang Dibahas dalam Edisi 011

Peta dua zona yang terbaca pada 24 Agustus
Tiga tingkat bukti: terbaca, sangat terbatas, dan tidak dapat dinilai
Produksi cakalang, T.P.C, dan layang dele di Kuala Peukan Baro
Asimilasi data dan waktu kedatangan observasi
Lambada berangin dan laporan Ujong Barouh yang belum masuk
Tangga keselamatan: berangkat, waspada, tunda, kembali

Penerbit

Yayasan Lentera Semesta Abadi, Banda Aceh. Pengolahan data dan platform oleh NELAYA-AI.

LAOT adalah publikasi literasi. Informasi bersifat indikatif, bukan peringatan resmi, instruksi navigasi, atau jaminan lokasi ikan.