← Kembali ke Tabloid LAOT

Edisi Terbaru

Versi 1.0 · Terbit 12 Oktober 2026

LAOT · Tabloid Laut Aceh

Tiga Laut, Tiga Ritme

LAOT Edisi 017 membaca periode 5–11 Oktober 2026 sebagai deret waktu, bukan satu snapshot. Selat Malaka, Laut Andaman, dan Samudra Hindia menunjukkan ritme fisik yang berbeda dari hari ke hari, sementara laporan nelayan menjadi bukti lapangan untuk menguji pembacaan model.

Versi Cetak

PDF Premium · 15 halaman

Format A4 lengkap untuk membaca, mencetak, mengarsipkan, dan membagikan LAOT sebagai publikasi resmi.

Unduh PDF Lengkap

Versi Mobile

PDF HP · 21 halaman

Reflow khusus layar ponsel dengan header LAOT konsisten, grid yang sejajar, huruf lebih besar, dan isi tetap lengkap.

Unduh Versi Mobile

Persistence

Tiga ritme mingguan

Hindia mempertahankan gelombang tertinggi, Malaka konsisten lebih tenang, sementara arus terkuat umumnya berada di Andaman.

Lapangan

Data bertemu nelayan

Laporan tiga PP/PPI diperlakukan sebagai field evidence untuk menguji, bukan sekadar membenarkan, hasil model.

Ilmu Laut

Karbon biru tanpa berlebihan

Edisi ini membedakan penyerapan, penyimpanan, dan stok karbon, sekaligus menjelaskan data apa yang belum dimiliki NELAYA-AI.

Yang Dibahas dalam Edisi 017

Tiga Laut Aceh: ritme Selat Malaka, Laut Andaman, dan Samudra Hindia
Persistence evidence gelombang, arus, SST, dan salinitas sepanjang pekan
Integritas data: coverage CHL, data angin, dan batas interpretasi
FGI current-aware: arus mengubah skor relatif tetapi bukan jaminan tangkapan
Laporan lapangan dan harga ikan dari Lambada, Peukan Baro, dan Ujong Barouh
Ilmu Laut: karbon biru, penyerapan karbon, penyimpanan, dan batas klaim
Nelayan Bertanya, LAOT Menjawab: 10 pertanyaan keputusan nyata di laut

Penerbit

Yayasan Lentera Semesta Abadi, Banda Aceh. Pengolahan data dan platform oleh NELAYA-AI. LAOT terbit mingguan sejak 22 Juni 2026.

LAOT adalah publikasi literasi. Informasi bersifat indikatif, bukan peringatan resmi, instruksi navigasi, atau jaminan lokasi ikan.