Ringkasan Pagi Kondisi Laut Aceh
Hari ini kita membaca laut Aceh lewat dua titik jangkar yaitu Selat Malaka dan Samudra Hindia. Angkanya jelas menunjukkan dua karakter yang berbeda.
Beda kondisi = beda strategi.
Jangan samakan keputusan untuk Malaka dengan keputusan untuk Samudera Hindia.
Gambar Dua Wilayah Laut Aceh
Selat Malaka (lebih tenang) dengan SST: 29.20°C, CHL: 0.220 mg/m³, Angin: 3.5 m/s, Gelombang (Hs): 0.60 m dalam kondisi yang normal ** Normal data diekstrak pada Titik Lokasi: (5.30, 97.20)
Artinya praktis lebih ramah untuk operasi pesisir dan perairan yang terlindung namun demikian tetap pantau setiap pembaruan data.
Samudra Hindia hari ini (lebih menantang) dengan SST: 29.60°C, CHL: 0.280 mg/m³, Angin: 4.2 m/s, Gelombang (Hs): 1.40 m , SSH: 25.0 cm dalam kondisi Waspada, data diekstrak pada Titik Lokasi: (4.60, 94.80)
Makna praktis: gelombang naik signifikan; untuk perahu kecil dan aktivitas laut lepas, risikonya lebih tinggi.
Perbandingan Cepat (Samudera Hindia − Selat Malaka)
- ΔHs: +0.80 m
- ΔAngin: +0.7 m/s
- ΔSST: +0.40°C
- ΔCHL: +0.060
Ini bukan sekadar “beda angka”, tapi beda strategi operasi.
Potret Fish Ground Index (FGI)
Untuk titik di Samudera Hindia, dashboard menunjukkan: FGI: 50/100 Band: Medium
Makna sederhana kondisi “cukup”, bukan “ideal maksimal”. Cocok untuk membaca tren + disiplin SOP.
Potret Lokasi Surf Aceh — Gelombang Harian (cuplikan)
Dari layar Surf:
- Sabang — Sumur Tiga: Hs 1.32 m, Dir 75°, Tp 5.59 s (periode masih pendek).
- Lampuuk: banyak nilai kosong (low confidence).
- Simeulue — Pantai Nancala: banyak nilai kosong (low confidence).
Catatan: Untuk hari ini karena ada spot yang datanya kosong, jadikan ini sebagai edukasi/eksplorasi, bukan keputusan (maafkan).
Checklist Keputusan Hari Ini
- Jika operasi kecil: utamakan area terlindung (cenderung “Gaya Kondisi Selat Malaka”).
- Hindari menyamakan SOP pada wilayah Selata Malaka untuk operasional di Samudera Hindia (ΔHs +0.80 m).
- Untuk surfing: cek ulang prakiraan resmi & kondisi lokal (Tp pendek + data sebagian kosong).
